Mengenal Lebih Dekat Creating Shared Value (CSV)

Mengenal Lebih Dekat Creating Shared Value (CSV)

Bagi mereka yang sudah menyadi pengusaha tentunya sudah tidak asing lagi dengan namanya CSR atau yang biasa di sebut Corporate Social Responsibility, terutama bagi mereka pengusaha yang bergerak di sektor industri.

Setiap perusahaan yang bergerak di bidang industri memiliki tanggung jawab terhadap masyarakat khususnya di lingkungan industri hal itu terdapat dalam CSR yang mana hal itu juga sebagai patokan untuk menilai seberapa strategis dan sebagai penilaian masyarakat terhadap sebuah perusahaan yang bisa di jadikan keunggulan tersendiri bagi perusahaan tersebut.

Namun CSR ternyata perlu di evaluasi kembali karena tanggung jawab sosial tidak hanya harus di miliki oleh perusahaan tapi juga harus di miliki oleh semua pihak selaku masyarakat yang berada di lingkungan industri. Agar adanya tanggung jawab dari semua pihak, muncullah sebuah gagasan baru sebagai hasil evaluasi CSR  yang di sebut dengan Creating Shared Value (CSV) yang mana tanggung jawab harus di miliki oleh semua pihak antara masyarakat dan pengusaha.

Secara pribadi saya adalah orang yang cukup bingung dengan apa itu csv? Karena bagi saya yang baru mencari tau seluk beluk dalam membangun industri tentu mengenal CSV merupakan formal file Excel. CSV sendiri merupakan versi terbaru dari yang namanya CSR yang mana sebelumnya tanggung jawab sosial hanya di tanggung oleh perusahaan tapi dengan sistem CSV tanggung jawab tersebut di tanggung bersama antara pengusaha dan masyarakat hal ini juga membuat perencanaan strategi sebuah perusahaan menjadi lebih matang.

Creating Shared Value (CSV) jika di artikan berdasarkan apa yang telah di tulis di wikipedia tentunya ini sebuah konsep dalam mengatur sebuah strategi bisnis yang mana dalam strategi tersebut harus memasukan kebutuhan sosial menjadi sesuai yang di pertimbangkan dalam sebuah perancanaan strategi dalam sebuah perusahaan. Konsep tersebut pertama kali di cetuskan pada tahun 2006 oleh dua orang yaitu Mark Kramer dan Michael Porter.

Contoh sederhana yaitu perusahaan Nestle mengeluarkan prodak kosmetik organik yang berhasil menjual dengan secara kompetitif yang memberikan manfaat berupa keuntungan ekonomi bagi perusahaan, tapi penggunaan prodak tersebut harus memberikan dampak positif bagi lingkungan.

Dengan perusahaan yang menggunakan konsep bisnis Creating Shared Value (CSV) maka hal tersebut tidak hanya membuat pengusaha semaki kaya tapi juga membantu lingkungan sekitar untuk memperbaiki ekonomi masyarakat karena adanya dampak positif yang di dapat oleh masyarakat dari perusahaan tersebut. Selain itu perusahaan akan lebih mudah mendapatkan apa yang di butuhkan dari masyarakat sekitar mulai bahan untuk produksi, suplaiyer, penyedia jasa dll

Oleh sebab itu bagi masyarakat ataupun pengusaha pentingnya memahami konsep Creating Shared Value (CSV) agar baik masyarakat dan pengusaha saling di untungkan.

Others